Posts

Showing posts from August, 2020

Laporan dari Saudi Arabia

 Kata pak husband:  Neighbour of my uncle in Egypt had died, and e very day doctors are dying in Egypt and Saudia. In my medical doctor's group, every day death news of ER doctors, ICU and pediatricians in Egypt and Saudi Arabia. (Pamannya di Mesir mengabarkan tetangganya ada yang meninggal karena covid. Setiap hari ada kabar meninggal dari group dokternya, dokter Unit Gawat Darurat, Instalasi Gawat Darurat dan dokter anak.

NonPasien 01 (Myself) LDR Dengan Suami Selama 9 Bulan gara-gara Corona

Image
 Jadi suamiku pulang "kampung" ke Saudi Arabia dimana baba dan mamanya berada. Saat itu tanggal 24 Desember 2019. Ketika itu Fatih (1tahun) menarik babanya, mempunyai sebuah firasat, perpisahan itu akan lama..  Ternyata benar, 9 bulan setelah itu, masih belum bisa bertemu baba.. dan belum tau sampai kapan..  Penerbangan belum aktif kembali. Cuma bisa video call setiap hari yang tentu saja sangat berbeda..  Semoga kami bisa berkumpul kembali, Amiin, dibawah video ketika 6 bulan LDR

Pasien04 (Banjar Laga)

 Mas Banjar yang juga selantai dengan saya dikantor, sekarang sedang berlaga dengan virus Corona. Tapi saya udah tau sih siapa pemenangnya. Karena mas Banjar sendiri benar-benar tidak merasakan gejala apapun, bisa dibilang OTG (Orang Tanpa Gejala). Reaksi mas Banjar ketika ditelepon oleh atasannya mengabarkan bahwa dia positif, sedikit heran dan merasa lucu, wong ga ada apa-apa, sehat walafiat loh. Test swab yang dilaksanakan pada tanggal 4 Agustus itu, dan yang hasilnya keluar tanggal 11 Agustus tidak lantas membuatnya panik. Mas Banjar memberitahukan keluarganya via wa, kebetulan saat itu sedang berada di kamar.  Untuk proses isolasi, setiap hari berada di kamar dan orang rumah semuanya pakai masker. Alat makan dan kamar mandi dipisah, cuci baju juga dipisah. Setiap mau keluar kamar harus cuci tangan terus pake  masker dan sandal. Berarti sudah seminggu mas Banjar isolasi mandiri, dan akan segera test lagi, dan mudah-mudahan hasilnya negatif. Amiiin.

Pasien03 (Mas Hari Setyawan)

Image
 Mas Hari ini dulu pernah sekantor, tapi kemudian mas Hari diterima di CPNS DKI Jakarta. Tapi tetap kontak soal arsip dan sebagainya.. Nah, saya dibagikan videonya dia yang cukup unik, karena modelnya adalah remote AC dan botol :).. Ini videonya Hari ke 8 sampai dengan Hari ke 11, tapi mas Harinya ya cuma 1 ya.. :P (garing). Semoga tetap sehat selalu ya Mas Hari! saya compile videonya didalam 1 video youtube saya dan kalian bisa langsung cekidot dibawah yaa.

Pasien02 (Mas Priyo)

Image
 Mas Priyo ini, saya belum pernah ketemu walaupun satu kantor. Seharusnya panggilnya pak, karena. beliau adalah pejabat eselon 4 di kantor saya. Saya nanti akan minta izin dulu guys, tapi berhubung beliau sudah publish ke channel youtube-nya,hitung-hitung saya promokan juga. Sekarang sudah sehat dan semoga terus sehat ya Mas Priyo.. Jangan lupa subscribe, dan share videonya ya.. 

Pasien01 (Udah kayak Statistik aja..) @adhikaharyo

Image
 Pesan mas Dhika: Intinya mah hadapi dg senyum dan tidak stress, Krn dg senyum imun tubuh tetap terjaga.. hehe saya tampilkan screenshotnya saja ya. Mas Dhika ini teman kantor selantai loh, saya kaget dengarnya, apalagi mas Dhikanya, mana baru nikah, baru punya anak.. Tapi kami sekantor terus mendukung dan mendo'akan mas Dhika, akhirnya sampai mas Dhika negatif dan bisa beraktifitas seperti sedia kala.  Disini saya cerita full dengan nama, karena Corona bukan AIB ya, malahan mereka pejuang covid yang bisa sembuh, salut loh..  Ketakutan setiap orang itu, termasuk saya, ketika menularkan ke orang-orang yang tercinta, seperti anak dan orang tua... Bagaimana cerita Mas Dhika, simak dibawah ya: 

KISCOR, Kisah dibalik Pasien Corona...

 Kena Corona itu bukan aib loh, itu cuma kayak kena flu ajah, flu versi 4.0. Corona yang ditakutin itu bukan penyakitnya, apalagi orang yang terkenanya, tapi PENYEBARANNYA! Ya, penyebarannya itu seperti video viral loh, klo udah viral, susah dibendung..  Kita udah dirumah aja selama 3-4bulan, nah sekarang harus kembali beraktifitas, apalagi di Jakarta yang menjadi Epicentrum penyebaran, apa ngga parno tuh?  Kalau saya, ketika kembali ke Jakarta sih, suami dan anak tidak ada, saya tetap ikutin protokol pemerintah, yaitu pakai masker, jaga jarak dan cuci tangan. Nah, bagi yang dirumah aja, itu gampang banget loh, sumpah! Tapi kalau udah mulai keluar.. susah Bambang.. Bagi yang dirumah aja, enak, ga perlu susah jaga jarak, palingan sama anggota keluarga yang harus kerja diluar.. Bagi yang sudah harus kembali bekerja, akan susah untuk full pakai masker, full jaga jarak dengan teman kantor, dan cuci tangan terus-terusan. Mulai dari perjalanan ke kantor kalau pakai angkutan umu...